Quantcast

BBC English Learning

  • Partner links

  • Pengetahuan Mengenai SKA (Surat Keterangan Asal) atau CoO

    Keikutsertaan Indonesia dalam skema Free Trade Agreement baik dalam lingkup bilateral maupun regional membuat kondisi perindustrian dan perdagangan Indonesia mau tidak mau harus lebih bangkit dan semnagt lagi dalam menghadapi tantangan di masa depan.

    Istilah Dalam Perdagangan Bebas

    Terkait dengan hal tersebut, sedikit akan dibahas secara umum mengenai maksud dan tujuan serta tatalaksana mengenai istilah SKA atau dalam bahas kerennya adalah Certificate of Origin (CoO).  Beberapa istilah terkait dengan perdagangan sebagai bahan pengetahuan adalah :

    1. Free Trade Agreement adalah perjanjian antara dua atau lebih negara di bidang ekonomi yang diantaranya mencakup penurunan dan atau penghapusan tarif dalamperdagangan barang.
    2. AFTA (ASEAN Free Trade Area) adalah kesepakatan dari negara-negara ASEAN untukmembentuk suatu kawasan perdagangan bebas dalam rangka meningkatkan dayasaing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia.
    3. CEPT (Common Effective Preferential Tariff) merupakan suatu skema untuk mewujudkan AFTA melalui penurunan tarif hingga menjadi 0 – 5% dan penghapusan pembatasan kuantitatif dan hambatan-hambatan non tarif lainnya.
      ATIGA (ASEAN Trade In Goods Agreement) merupakan skema perjanjian perdagangan barang antar Negara ASEAN yang akan menjadi pengganti skema CEPT.
    4. ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) adalah kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan perdagangan bebas dengan Negara China.
    5. AKFTA (ASEAN-Korea Free Trade Area) adalah persetujuan kerangka kerja mengenai kerjasama ekonomi menyeluruh antara pemerintah Negara-negara anggota ASEAN dan Republik Korea.
    6. IJ-EPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement) merupakan kerjasama ekonomi bilateral antara Indonesia dengan Jepang yang mencakup 11 bidang atau kelompok perundingan antara lain: trade in goods, rules of origin dan customs procedure.
    7. Rules of Origin (Ketentuan Asal Barang) didefinisikan sebagai kriteria yang wajib dipenuhi atas suatu barang ekspor untuk dapat diterbitkan Surat Keterangan Asal-nya oleh pemerintah di negara asal barang sesuai ketentuan yang ditetapkan berdasarkan perjanjian yang telah disepakati.
    8. Certificate of Origin, untuk selanjutnya disebut Surat Keterangan Asal (SKA), didefinisikan sebagai dokumen yang menunjukkan bahwa suatu barang telah memenuhi Ketentuan Asal Barang dan berfungsi untuk memperoleh tariff preferensi sesuai masing-masing perjanjian yang telah disepakati.
    9. Third Country Invoicing adalah invoice yang diterbitkan oleh perusahaan yang berlokasi di negara-negara anggota FTA atau negara bukan anggota FTA untuk kepentingan perusahaan pengekspor yang berlokasi di negara anggota FTA. Saat ini hanya berlaku untuk skema AFTA, AKFTA, dan IJ-EPA.
    10. Back-to-back Certificate of Origin adalah SKA yang diterbitkan oleh negara anggota pengekspor yang kedua (intermediate exporting party/member state) berdasarkan SKA yang diterbitkan oleh negara anggota pengekspor pertama.
    11. Issued Retroactively adalah penerbitan kemudian SKA asli, yaitu diterbitkan 3 (tiga) hari setelah tanggal pengapalan sampai dengan 1 (satu) tahun, yang disebabkan oleh kesalahan yang tidak disengaja, atau terdapat alasan lain yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga SKA tidak dapat diterbitkan pada saat pengeksporan.
    12. Certified True Copy adalah tanda yang diberikan pada salinan atau copy SKA sebagai pengganti SKA asli yang hilang atau rusak sebelum diserahkan kepada Kantor Pabean pelabuhan pemasukan untuk penyelesaian impor, dan diberi tanggal sesuai tanggal penerbitan SKA asli yang hilang atau rusak tersebut serta diterbitkan paling lambat 1(satu) tahun sejak tanggal penerbitan SKA asli yang hilang atau rusak
    13. Retroactive Check adalah permintaan informasi oleh negara pengimpor tentang keabsahan SKA dan pemenuhan kriteria Ketentuan Asal Barang dari Negara pengekspor dengan tujuan untuk memastikan barang yang diimpor berhak memperoleh tarif preferensi.
    14. Verification Visit adalah pelaksanaan verifikasi atas barang impor dengan mengadakan kunjungan ke negara pengekspor apabila hasil dari retroactive check dianggap tidak memuaskan, yang hanya berlaku untuk skema CEPT-AFTA, AKFTA dan IJ-EPA.

    Produk yang termasuk dalam skema tarif preferensi dalam rangka FTA

    Produk yang termasuk dalam skema tarif preferensi diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan. Di dalam Peraturan Menteri Keuangan tersebut ditetapkan pembebanan tariff bea masuk preferensi untuk masing-masing produk.

    Skema FTA

    Jenis SKA

    dasar Hukum

    CEPT-AFTA (Commen Effective Prefential Tariff – ASEAN Free Trade Area) Form D PMK 125/PMK.010/2006 tgl 15 Desember 2006 yang terakhir dirubah dengan PMK 247/PMK.011/2009 tgl 31 Desember 2009.
    ACFTA (ASEAN China – Free Trade Area) Form E PMK 235/PMK.011/2008 tgl 23 Desember2008
    AKFTA (ASEAN Korea – Free Trade Area) Form AK PMK 236/PMK.011/2008 tgl 23 Desember 2008 yang terakhir dirubah dengan PMK 200/PMK.011/2009 tanggal 4 Desember 2009
    IJ-EPA (Indonesia Japan – Economic Partnership
    Agreement)
    Form JIEPA PMK 95/PMK.011/2008 tgl 30 Juni 2008

     Error processing request

    5 comments to Pengetahuan Mengenai SKA (Surat Keterangan Asal) atau CoO

    • trims gan, nais inpo…
      akurat sekali…

    • jenab

      Boleh donk..share juga tentang peraturan baru ACFTA?
      sama persentase BM jika menggunakan Form E.

      terima kasih.

    • kalo udah pake COO, masih perlukah AK form ?
      ataukah kedua2nya harus di provide ?

      plz advice ya gan..

      • admin

        Maaf balesnya lama pa, kita lihat dulu tujuan dari CoO ini pa khususnya asal negara mana yg akan kita import? AK form sendiri diperuntukkan bagi negara Korean dan AK form ini pada dasarnya adalah CoO juga pa. Jadi, AK form = CoO itu sendiri, karena CoO adalah certificate yg dikeluarkan berdasarkan masing-masing negara, dan itu memiliki penamaan sendiri; seperti ASEAN menggunakan Form D, China form E dst. Jadi kesimpulannya, kalau sudah punya CoO dari negara China maka tidak perlu AK from dari korea kecuali ada import selain dari negara tersebut.Semoga bisa membantu.

    Leave a Reply

     

     

     

    You can use these HTML tags

    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>